https://besibesi.com/images/blog/medium_DAA209FA-4145-F8A2-B030-11062767BF17.jpg

Atap merupakan elemen penting sebagai pelindung hunian dari cuaca panas dan hujan. Adapun pemasangan atap perlu dipadukan dengan konstruksi rangka sebagai penopangnya. Konstruksi rangka atap tersebut terdiri dari berbagai jenis seperti kayu, baja atau baja ringan.

Saat ini, material baja ringan sedang menjadi primadona. Material yang satu ini memiliki banyak kelebihan, utamanya adalah bobot yang begitu ringan untuk memudahkan proses pemasangan rangka atap, namun sangat kokoh untuk menopang berbagai jenis atap yang akan digunakan.

Kamu berencana memasang baja ringan sebagai konstruksi rangka atap? Sebelum melakukannya, Kania memiliki banyak tips penting yang perlu kamu ketahui sebelum memakai baja ringan. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya.

1. Sesuaikan Rangka Baja ringan dengan Model Atap

Rangka baja ringan bisa dibentuk menyesuaikan variasi model atap yang kamu inginkan. Namun, pembentukan rangka dari atap baja ringan harus kamu sesuaikan dengan beban yang akan ditumpu. Nah, jika kamu ingin memastikan kekuatan rangka desain atap dari baja ringan, silahkan buat jarak yang cukup rapat antar baja ringan supaya bisa menopang beban dengan sempurna, baiknya maksimal kerenggangan antar baja ringan adalah 150 cm.

2. Sesuaikan Rangka Baja Ringan dengan Jenis Penutup Atap

Meskipun kamu menggunakan rangka dari material baja ringan, bukan berarti kamu hanya bisa menggunakan penutup atap dari bahan logam saja. Di sini, kamu diberikan kebebasan untuk menggunakan berbagai jenis penutup atap atau genteng seperti asbes, keramik, beton. Sesuaikan penggunaan penutup atap karena semakin berat bobot penutup atap, semakin banyak baja ringan yang harus kamu gunakan.

3. Cek Kualitas Baja Ringan

Kualitas dari baja ringan bisa dilihat dari nilai tegangan tarikan. Setidaknya, baja ringan yang kamu pilih memiliki nilai tegangan tarikan 550 Mpa sehingga kokoh untuk menopang berbagai jenis atap.

Selain itu, penghitungan kualitas baja ringan juga menggunakan SAE grade sebagai patokan, di mana baja ringan dengan kualitas terbaik memiliki nilai SAE grade 980. Perlu kamu ketahui, semakin kecil nilan tegangan maka menunjukan bahwa tarikan baja ringan semakin rendah sehingga mempengaruhi kekuatan dalam menopang beban.

Pengecekan kualitas baja ringan juga bisa dilakukan dengan melihat lapisan anti korosi yang digunakan. Di pasaran, terdapat baja ringan yang dilapisi zinc (galvanis) atau lapisan aluminium zinc (galvalume). Untuk baja ringan dengan lapisan zinc umumnya dijual dengan harga murah, tahan terhadap campuran semen, namun tidak tahan terhadap air garam.

Sementara itu, baja ringan dengan lapisan galvalume lebih tahan terhadap zat-zat korosif namun tidak tahan terhadap semen, umumnya banyak digunakan pada bangunan yang terletak di kawasan pantai.

4. Perhatikan Sistem Penguat Pada Baja Ringan

Baja ringan memiliki bentuk yang jauh lebih tipis ketimbang baja konvensional. Hal ini menyebabkan baja ringan jauh lebih fleksibel untuk dipasangkan ke berbagai bentuk atap.

Akan tetapi sifatnya yang tipis mempengaruhi kekakuan baja ringan karena meskipun sangat kokoh dalam menopang beban, namun berisiko melengkung bahkan roboh jika pemasangannya tidak tepat. Saat kamu membeli baja ringan, baiknya kamu turut menyiapkan batang penyangga atau bracing dalam jumlah yang memadai sesuai jumlah baja ringan yang akan digunakan.

4. Pilih Baja Ringan Pre-fabrikasi

Metode pre-fabrikasi merupakan model pemasangan baja ringan yang sebelumnya sudah dipotong-potong oleh pabrik. Dengan memilih baja ringan model pre-fabrikasi, para tukang bisa bekerja lebih efisien karena tak perlu melakukan penghitungan dan pengukuran manual sewaktu memasangnya. Selain itu, pemilihan baja ringan pre-fabrikasi juga memiliki jaminan rapi dan akurat.

5. Pilih Baja Ringan dengan Dukungan Garansi

Hal penting lainnya, pastikan bahwa baja ringan yang kamu beli dilindungi oleh dukungan garansi. Ya, garansi baja ringan tersebut tak hanya berlaku untuk pemakaian dan instalasi saja, melainkan garansi produksi yang menyatakan bahwa ketahanan baja ringan telah diuji coba sesuai keterangan nilai tegangan tarikan yang dilampirkan.


Tips diatas bisa kamu lakukan saat ingin membeli baja ringan untuk konstruksi atap rumah. Jangan lupa, simak artikel Kania lainnya di Dekoruma.com untuk melihat aneka referensi yang siap membantumu menciptakan hunian ideal.

 

Sumber : http://www.dekoruma.com/artikel/72462/fakta-material-baja-ringan

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: HTTP_REFERER

Filename: libraries/Lib_viewer.php

Line Number: 17

Backtrace:

File: /home/admbesibesi/public_html/application/libraries/Lib_viewer.php
Line: 17
Function: _error_handler

File: /home/admbesibesi/public_html/application/modules/fcglobal/views/front_footer.php
Line: 168
Function: add

File: /home/admbesibesi/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admbesibesi/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admbesibesi/public_html/application/modules/blog/views/v_detail.php
Line: 122
Function: view

File: /home/admbesibesi/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include

File: /home/admbesibesi/public_html/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load

File: /home/admbesibesi/public_html/application/modules/blog/controllers/Blog.php
Line: 114
Function: view

File: /home/admbesibesi/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once